Fakta Ilmiah dibalik berbagai macam jenis air minum

Artikel ini dilihat sebanyak 10,287 kali

Sebenarnya ini bukan kasus baru. Mungkin sudah ada yang membahas masing-masing jenis minuman/air “macem-macem” tersebut. Tapi berhubung ini blog saya sendiri, maka saya akan coba bahas dari sudut pandang dan keilmuan yang pernah ane pelajari…

Saat ini sangat banyak iklan minuman yang katanya memiliki manfaat lebih baik dibandingkan air minum biasa. Tentu saja harganya lebih mahal dari air mineral. Ada yang benar-benar tidak lebih bermanfaat dibandingkan air mineral. Ada pula yang memang punya manfaat, tetapi tidak seheboh yang diiklankan.  Berikut ane akan coba bahas satu-satu masing2 jenis minuman tersebut

1. Air beroksigen

Ada beberapa minuman beroksigen tinggi yang beredar di pasaran seperti Sup**O2 dan El**n. Manfaat yang diklaim dari minuman ini sebagai berikut :

Karena itu Anda membutuhkan SU**R O2. Air minum dengan oksigen 100 ppm (12x lebih banyak dari air biasa) yang dapat meningkatkan supply Oksigen ke dalam  tubuh sehingga tubuh menjadi lebih optimal dan sehat

Di  beberapa tulisan, katanya air beroksigen bagus untuk kulit karena bisa mensupply oksigen ke sel kulit.

super-o2

Menurut saya, manfaat yang diklaim ini adalah hoaks. Why? Manusia bukan lah ikan yang bisa menyerap oksigen dari air melalui insang. Kita juga bukan katak yang bisa menyerap oksigen melalui kulit. Adakah di antara kita yang bernafas melalui lambung usus? Lambung dan usus merupakan bagian dari sistem pencernaan yang didesain untuk menyerap nutrisi, bukan udara. Memang tidak bisa dipungkiri, ada sebagian gas yang ikut berdifusi, namun jumlah nya sangat kecil. Kita bisa katakan hampir 100%  oksigen yang diserap manusia adalah melalui paru-paru. Untuk menyamai jumlah oksigen yang diserap paru-paru per menit maka setidaknya dibutuhkan 5-6 liter air beroksigen per menit. Itu pun jika 100% oksigen nya diserap semua, padahal kenyatannya hal itu tidak mungkin. Penjelasan lebih lengkap tentang hoaksnya air superoksigen silahkan buka di link Your Friday Dose of Woo: If our intestines were lungs we could drink our oxygen!

Satu-satunya manfaat dari air super oksigen adalah efek segar saat diminum apalagi kalau minum dalam keadaan dingin. Sebenarnya efek ini merupakan efek yang sama dengan minuman berkarbonasi semacam spr**e, co*a, dan sebagainya. Hal ini terjadi karena pelepasan molekul udara dari larutan yang super jenuh aktibat suhu tubuh kita yang lebih tinggi dibandingkan suhu minuman dan juga karena banyaknnya permukaan di sepanjang kerongkongan. Semakin tinggi suhu maka semakin sedikit gas (apapun) yang bisa terlarut di air. Btw, kalau kita merasakan efek itu, apa itu bukannya tandanya molekul oksigennya lepas dari larutan??

Satu lagi yang menjadi pertimbangan adalah oksigen adalah suatu oksidan. Terlalu banyak oksigen dalam minuman bisa merusak zat-zat yang bersifat antioksidan dalam saluran pencernaan, seperti vitamin C, vitamin E dan antioksidan lainya. Kalau kita nanti bahas yang air alkali (yang katanya mengandung antoksidan tinggi) maka jadinya berantem deh keduanya.. 😀

2. Air alkali (alkaline water)

air alkalikangenwater

Air alkali ini cukup ngetren di Indonesia. Banyak yang jual di apotek maupun di reseller-reseller. Kalau kita coba googling “alkaline water”maka tidak terhitung lagi informasi tentang air alkali meskipun didominasi oleh iklan jualan barang tersebut. Gambar di atas sudah mengambarkan apakah air alkali tersebut dan manfaat yang diklaim. Sebagai tambahan, teman saya juga sempat ditawari yang pH 9.5 katanya bisa menguraikan lemak sehingga tidak terserap tubuh. Okelah kita bahas satu-satu

pH air basa (8.5-9.5)

Ini merupakan sesuatu yang tidak bermanfaat. Lambung kita memiliki pH sekitar 2 (range sebenarnya 1.5-3.5). Volum cairan lambung dalam  keadaan normal sekitar 20 – 100 mL. Ketika kita meminum air dengan pH basa maka minuman itu tetap menjadi asam di lambung kita, yaitu sekitar 2.7 hingga 3.0. Perhitungan lebih lengkap bisa dilihat di link berikut  (Penentuan pH cairan lambung saat minum alkali water). Sebagai perbandingan, pH cairan di usus dalam keadaan normal sudah di atas 7 sehingga apa yang terjadi di lambung tidak berpengaruh dengan kodisi cairan di usus.

Kita bisa melihat dengan jelas bahwa pH cairan di lambung tetap asam. Jadi meskipun kita minum alkali water maka tetap saja air yang kita minum akan diubah menjadi asam di lambung.

Saran: Pada kondisi kurang sehat, pH cairan tubuh manusa akan lebih asam dari normal. Untuk mengatasi bukan dengan meminum alkali water, tapi dengan memakan atau meminum zat yang akan bersifat basa saat diolah oleh tubuh (alkaline-forming). Biasanya jenis makanan ini adalah buah-buahan meskipun  pada awalnya terasa asam seperti jeruk dll.

Tinggi Anti Oksidan:

Tubuh banyak menghasilkan radikal bebas selama proses metabolisme. Radikal bebas sangat reaktif dan bisa merusak sel-sel tubuh. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas tersebut. Zat antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, flavonoid, dan senyawa organik lain banyak ditemukan di buah-buahan dan sayur-sayuran. Salah satu sifat antioksidan adalah tidak tahan terhadap oksidan seperti oksigen di udara.

Oke  lah, kita kembali ke alkaline water. Di beberapa promosi, alkaline water diklaim memiliki antioksidan tinggi bahkan lebih tinggi dari buah-buahan. Khasiat ini dikatakan lebih bermanfaat jika kita minum alkaline water yang fresh dari alat. Jika ini sesuai dengan yang diiklankan maka ini bisa bermanfaat. Namun, ada yang perlu dicermati:

Bentuk senyawa antioksidan tersebut. Alkaline water hanyalah air yang diproses dengan cara tertentu sehingga memiliki potensial reduksi tinggi. Jadi bentuknya tetap air (dalam state energi tertentu). Ini berbeda jauh anti oksidan alami pada buah dan sayur, yaitu dalam bentuk vitamin organik kompleks seperti vitamin A dan C serta flavonoid. Jadi, apakah state air yang antioksidan di alkaline water bisa dimanfaatkan tubuh? Kalaupun bisa, apakah lebih efektif dibandingkan antioksidan alami yang lebih murah? Informasi ini yang tidak tersedia. Selain itu, karena hanya dalam bentuk state air maka life time nya sangat singkat. Jangan-jangan sebelum masuk tubuh udah teroksidasi duluan 🙂

*) Istilah state air saya gunakan karena saya tidak menemukan informasi tentang zat apakah yang bersifat antioksidan di alkaline water.  Karena bahan dasarnya pure water maka bentuk antioksidan nya tidak jauh dari bentuk air dan ion-ionnya. Semua antioksidan ini tidak stabil.

Bisa melarutkan dan menghidrolisis lemak

Salah satu klaim lagi dari  alkaline water, minuman ini (yang pH 9,5) dapat melarutkan dan menghidrolisis lemak sehingga tidak dapat diserap tubuh. Akbatnya tubuh bisa menjadi langsing. Klaim ini hanya muncul dari orang-orang yang tidak faham tentang metabolisme lemak dan parahnya digunakan untuk menyesatkan banyak orang awam. Tubuh memiliki dua mekanisme penyerapan lemak. Pertama dalam bentuk trigliserida utuh yang teremulisi (“terlarut”) di air sedangkan yang kedua dalam bentuk yang terhidrolisisnya (dalam usus 12 jari terdapat enzim lipase yang mampu menghidrolisis lemak). Kedua bentuk tersebut bisa diserap tubuh, bahkan bentuk kedua sebelum masuk ke darah akan diubah lagi menjadi bentuk pertama sebelum diedarkan. Jadi, tiada guna sama sekali melarutkan dan menghidrolisis lemak dengan tujuan supaya tidak diserap  tubuh.

fatabsorb_2

Cara yang paling mudah agar lemak yang kita makan tidak semuanya diserap dengan memperbanyak makanan berserat seperti sayur-sayuran. Sebagian lemak akan terperangkap di serat sehingga ikut terbuang bersama tinja.

3. Minuman Isotonik

pocarisweat2

Minuman isotonik adalah minuman yang memiliki komposisi sama yang disesuaikan dengan cairan tubuh sehingga agar memiliki tekanan osmosis sama. Tujuan dibuat isotonik agar air dan ion lebih cepat diserap sehingga dapat segera menggantikan air dan mineral yang diperlukan tubuh. Ada dua hal yang patut dicermati dari minuman isotonik:

Keisotonikan

Minuman isotonik memang dibuat memiliki komposisi sama dengan cairan tubuh. Namun, tidak semua bagian tubuh memiliki kandungan cairan yang sama, terutama saluran pencernaan. Apabila kita minum minuman berisotonik maka saat di lambung minuman tersebut akan bercampur dengan cairan lambung. Akibatnya komposisi campuran berubah dan manfaat dari keisotonikan akan berkurang jauh.  Jadi faktor keisotonikan hampir bisa dikatakan tidak ada manfaatnya.

Kebutuhan mineral

Minuman isotonik mengandung air dan mineral-mineral yang diperlukan tubuh. Oleh karena itu, minuman ini bermanfaat saat kondisi kita membutuhkan banyak air dan mineral. Misalnya saat dehidrasi dan kehausan sangat setelah olahraga dan saat diare. Akan tetapi, penggunaan pada orang normal harus dibatasi karena akan memperberat kerja ginjal.

Penjelasan tentang minuman isotonik dari Guru Besar Farmasi ITB bisa dilihat di link beriikut: Prof. Dr. Andreanus Andaja Soemardji: Jangan Tertipu oleh Minuman Isotonik

4. Minuman bervitamin tinggi (khususnya vitamin C)

Minuman bervitamin C tinggi merupakan minuman yang mengandung vitamin C dengan dosis tinggi, biasanya sekitar 1000 mg. Manfaat yang diiklankan dari minuman tersebut adalah menjaga kesehatan tubuh dan kulit. Hal ini dikarenakan vitamin C bersifat antioksidan sehingga melindungi tubuh dari bahasa oksidan dan radikal bebas yang dihasilkan oleh proses-proses metabolisme dalam tubuh.

280x300_w001

Hal yang perlu dicermati adalah kebutuhan normal manusia terhadap vitamin C hanyalah sekitar 50-200 mg saja per hari. Jadi meskipun kita minum 1000 mg vitamin C maka yang dimanfaatkan tubuh hanyalah \dfrac{1}{5} nya saja. Sisanya sekitar 800 mg akan dibuang oleh tubuh melalui ginjal karena vitamin C larut di air. Hal ini tentu akan memperberat kerja ginjal apalagi jika dikonsumsi secara rutin.

Sebenarnya ada beberapa kasus kita membutuhkan vitamin C dosis tinggi yaitu saat sakit dan pemulihan, terutama jika sakit yang diakibatkan oleh virus seperti flu. Saat itu boleh lah kita meminum vitamin C dosis tingga 1 botol per hari. Namun, kita tidak boleh merutinkan jika telah sehat agar kerja ginjal tidak terlalu berat.

5. Air heksagonal

Awalnya saya malas nulis tentang air heksagonal karena ini benar-benar hoaks. Air heksagonal merupakan air yang struktur molekul-molekul airnya membentuk segi enam. Katanya air heksagonal bisa membawa oksigen atau nutrisi lebih banyak.

images

Kenapa saya katakan hoaks? Air adalah  cairan. Struktur suatu cairan akan senantiasa berubah-ubah karena pada cairan interaksi antar molekul nya tidak kaku  sebagaimana padatan. Akibatnya air akan dengan mudah berubah bentuk, apalagi kita menyimpan air pada suhu kamar dan suhu tubuh kita juga mencapai 37^{0}C.

————————————————————————————————

Penutup

Demikian pembahasan saya tentang berbagai jenis minuman yang diklaim memiliki manfaat sehingga membuat harganya  jauh lebih mahal dari air kemasan. Banyak iklan-iklan produk yang  terkesan ilmiah memberi manfaat, namun manfaatnya sebenarnya tidak sebesar yang digembor-gemborkan atau jangan-jangan tidak ada manfaat sama sekali.

Jika ada yang ingin ditanyakan atau masukan terkait artikel ini, silahkan tulis di kolom komentar ..

Terima kasih 🙂

Update:

8 Oktober 2015: Perhitungan pH cairan lambung setelah meminum alkali water saya pisahkan ke dalam gambar  yang ada di link dalam artikel di atas untuk memudahkan pembaca umum.

Related Post