magic color solution

Artikel ini dilihat sebanyak 1,620 kali

Ini adalah postingan pertama saya di blog baru saya sekaligus postingan pertama di kategori chemistry magic. Kali ini kita akan membuat trik mengubah cairan menggunakan “kekuatan pikiran”. Lebih jelas nya perhatikan video berikut (pengalaman pertama di depan kamera. jadi masih grogi.., padahal kamera hp  sendiri 🙂 )

Kok bisa?? Itu bukan sihir kan? Tenang saja itu bukan sihir kok. Oke, kita mulai eksperimennya.

Alat dan bahan

  1. 8 mL hidrogen peroksida 3% (bisa dibeli di apotek atau toko kimia). Bisanya di toko kimia kadarnya 50%, encerkan saja 10 kali. (Kita bisa buat  dengan mencampurkan  1 mL H_{2}O_{2} 30% dengan 14 mL air untuk mendapatkan 15 mL hidrogen peroksida dengan konsentrasi sekitar 3%). Beberapa penghilang noda, seperti Va**sh juga mengandung hidrogen peroksida sekitar 5 %, seharusnya (mungkin) bisa juga digunakan.
  2. 2 mL larutan pati 5%. Kita bisa buat dengan mencampurkan 2 gram kanji ke dalam 20 mL air panas hingga larut sempurna hingga kental lalu tambahkan 20 mL air dan aduk hingga rata.
  3. 500 mg tablet vitamin C. biasanya tablet vitamin C beratnya sekitar 2 gram. Kita gunakan \frac{1}{4} saja 🙂
  4. 3 mL Larutan KI 0.1 M. Jika tidak mendapatkan larutan KI, seharusnya kita bisa menggunakan obat tetas luka yang mengandung 1-2% iodin (I_{2}). Saya belum pernah mencoba dengan obat tetes luka, tapi dari beberapa eksperimen orang bisa.
  5. Air mineral 500 mL. Idealnya sih aqua destilasi. Tapi kalau tidak punya ya kita pake air mineral yang kemasan 600 mL saja. Dalam eksperimen di video saya menggunakan air mineral
  6. Gelas kimai 100  mL tiga buah
  7. Gelas ukur 10 ml satu buah.

Note : Jika ingin buat dalam jumlah lebih banyak, tinggal diperbanyak saja sesuai perbandingan di atas.

Jpeg

Persiapan sebelum demonstrasi

  1. Haluskan vitamin C lalu tambahkan 30 mL air. usahakan sebanyak mungkin yang larut dan tidak ada padatan di bawah. Hasil akhirnya harusnya berupa cairan keruh.
  2. Buat larutan A  di gelas kimia 250 mL sebagai berikut: campurkan 3 ml KI dan 2 mL larutan vitamin C di atas dengan 30  mL air
  3. Buat larutan B di gelas kimia 250 mL sebagai berikut: campurkan 8 ml hidrogen peroksida dan 1 mL larutan pati ke dalam 30 mL air

Demonstrasi/Eksperimen

  1. Tuangkan larutan B ke dalam larutan A.
  2. Tuang balik ke gelas bekas larutan B. Ulangi hingga sekitar 10 kali
  3. Silahkan tunggu. larutan akan tiba-tiba menjadi biru-hitam dalam kurun waktu satu menit (pengalaman saya sekitar 40-50 detik). Manajemen waktu sangat penting dalam eksperimen ini sehingga kita bisa dapat waktu yang tepat saat larutan berubah warna dengan instruksi kita kepada audiens untuk membayangkan warna hitam 🙂

Penjelasan

Ada  dua reaksi yang terlibat dalam reaksi ini, yaitu reaksi oksidasi vitamin C  (asam askorbat atau C_{6}H_{8}O_{6}) oleh Iodine (I_{2}) dan reaksi okidasi ion iodida (I^(-) oleh hidrogen peroksida (H_{2}O_{2}.

Reaksi 1: C_{6}H_{8}O_{6}   + I_{2} \rightarrow 2H^{+} + 2 I^{-} + C_{6}H_{6}O_{6}           (Cepat)

Reaksi 2: 2I^{-} + 2H^{+} + H_{2}O_{2} \rightarrow  I_{2} + 2H_{2}O        (Lambat)

Keberadaan iodin I_{2} di larutan dapat diamati dari munculnya warna biru-hitam karena terbentuk kompleks iodin-amilum (pati). Pada awal reaksi, larutan tidak berwarna karena setiap kali terbentuk I_{2}  (reaksi kedua lambat) maka langsung habis bereaksi dengan vitamin C (reaksi pertama cepat). Begitu vitamin C habis bereaksi maka I_{2} berada di larutan sehingga larutan akan langsung berubah warna jadi biru-hitam.

 

Topik yang sesuai dengan eksperimen :

  1. Laju reaksi kimia:  Jumlah atau konsentrasi vitamin C dan hidrogen peroksida dapat divariasikan
  2. Pengenalan ilmu kimia sehingga siswa atau audiens akan tertarik pada kimia