Musuh-musuh Kaum Muslimin saat ini dan dulu

Artikel ini dilihat sebanyak 73 kali

6c63d797c90427fb46c13e69b381ccdfKalau dipikir-pikir, kondisi perpecahan ummat Islam sekarang mirip dengan kejadian di akhir-akhir kekhalifahan Ali bin Abi Tholib ra. Internal kaum muslimin saat itu belum sepenuhnya bersatu meski  perang saudara telah berakhir. Namun, musuh-musuh Islam dalam berbagai bentuk terus-terus berusaha menggrogoti kaum muslimin saat itu :

1. orang-orang khawarij dengan mudah mengkafirkan bahkan menghalalkan darah kaum muslimin yang puncaknya pembunuhan sahabat Rasulullah yang mulia, termasuk Ali ra. Kelompok ini saat ini diikuti jejaknya oleh ISIS. isis

2. orang-orang syiah yang menampakan dirinya pecinta Ali ra dan Ahlul bait. Namun, penyimpangan aqidah mereka sangat besar yang menjurus kekafiran dan mereka memusuhi ahlussunnah hingga saat ini. Mereka memanfaatkan peristiwa syahidnya cucu Rasulullah,Husein ra, untuk mengobarkan permusuhan dengan ahlussunnah padahal penduduk kuffah (yang banyak menganut syiah) yang mengundang beliau ra ke sana. Mereka juga berada di pasukan Gubernur kuffah saat memerangi Husein ra. Banyak di antara mereka yang kafir, namun harus diakui di antara mereka ada yang masih muslim. Sejarah mencatat mereka terus memerangi ahlussunnah hingga akhir zaman. Kelompok ini dipimpin oleh Negara Iran yang beragama Syiah dan beberapa kelompok-kelompok mereka di negara lain, termasuk di Indonesia.
gambar-bendera-iran

3. Orang-orang munafik. Yang ini tidak perlu dibahas lagi. Kelompok ini diwakili oleh orang2 berfaham liberal yang mengaku muslim (JIL) padahal tiada keimanan dalam hati mereka.
Jaringan_Islam_Liberal
4. Orang-orang Yahudi (yang diwakili Israel) dan Romawi (yang saat ini diwakili oleh Amerika dan sekutunya). Mereka terus mengobarkan peperangan terbuka dengan kaum muslimin hingga akhir zaman.
bendera_as_israel_101111180418
Semoga Allah menyatukan hati-hati kita dalam ketaatan dan menjaga kita selalu berada di jalan lurus. Yaitu jalan Para Nabi-Rasul, Shidiqun, Syuhada, dan orang-orang shaleh; jalan ahlussunah wal jamaah

“Dan (dialah Allah) Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana” Q.S Al Anfal: 63

Related Post